Nawacita News
Nawacita News

Kejari Manokwari Resmi Terima Tahap I Kasus Grand Prix Masni

 

MANOKWARI, — Kejaksaan Negeri (Kejari) Manokwari hari ini ( 27/11) resmi menerima pelimpahan tahap I satu kasus korupsi, yang menjerat oknum pejabat di lingkungan Pemprov Papua Barat yakni SE dan salah satu stafnya JSA. Dimana pelimpahan berkas perkara tahap I ke kejaksaan Manokwari adalah hutang penyidik kepada jaksa sejak telah diterbitkannya SPDP sejak senin (6/11/2017) lalu.

Asisten Pidana Khusus Kejari Manokwari, Muslim menyebutkan, dengan telah melimpahkan kasus tersebut oleh tim penyidik Polres Manokwari, proyek pengadaan tanah untuk sirkuit Grand Prix Masni melalui sumber APBD Papua Barat di Biro Pemerintahan Papua Barat sebesar Rp. 2,9 miliar agar segera dituntaskan dan dikirim ke meja hijau pengadilan.

” Iya tadi barusan, (senin 27/11,red) dari penyidik polres sudah menyerahkan tahap I dikejaksaan terkait kasus sirkuit masni, “Ujar Muslim, melalui via seluler (27/11) sore.

Muslim menegaskan dengan telah diterima Tahap I BAP, Jaksa Penuntut Umum (JPU)  akan segera meneliti hal ini untuk segera BAP supaya dinilai oleh PU kelayakan dan kelengkapannya, kalau belum lengkap maka diberikan catatan-catatan kepada penyidik untuk melengkapi BAP dengan tambahan informasi tertentu. Sehingga tanggung jawab tersangka masih di Penyidik.

“Pada tahap I, tanggung jawab tersangka masih berada di penyidik,  pengiriman berkas tahap I ini agar perkara untuk diteliti untuk kelengkapan  P-21 atau tahap II,”Jelas Muslim.

” Dimana Proses penyerahan perkara antara penyidik dengan Penunut Umum disebut Pra Penuntutan (Ps 110 KUHAP). Jangka waktu pengembalian berkas dari Penuntut Umum ke Penyidik adalah 14 hari,”Tambah Muslim.

Muslim menegaskan, terkait penanganan kasus korupsi sejauh ini pihak kejari tidak ada kompromi, dan sesuai mekanisme prosedur hukum tetap berjalan. Sehingga dirinya optimis, kasus terkait sirkuit Masni akan segera tuntas. Dan dirinya juga menghimbau masyarakat bersama mengawal kasus ini, terutama bagi masyarakat kampung Bowi Subur, SP 6, Distrik Masni, Kabupaten Manokwari. (ian)

Baca Juga  Inilah Nama- Nama Yang DidugaTerlibat Korupsi E- KTP

  Tangerang – Presiden Joko Widodo mengapresiasi sejumlah inovasi di bidang ekonomi kerakyatan yang telah […]

  Jakarta – Munaslub Golkar sudah di depan mata. Pertanyaan kritis, mampukah Munaslub mengantarkan Golkar […]

rah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Golkar, pada 19-20 Desember 2017. Keputusan itu ditetapkan dalam rapat […]

  Polewali Mandar – Pilkada Polewali Mandar (Polman) tinggal menghitung hari memasuki tahapan pendaftaran, meski […]

  Bandung – Hasil survei Transparancy Internasional Indonesia (TII) tentang Indeks Persepsi Korupsi (IPK) yang […]