Nawacita News
Nawacita News

Walikota Bogor Takut Dengan Preman

 

Bogor –  Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto mengaku pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor sudah mengambil sikap terkait Carut-marut pengelolaan Pasar Teknik Umum Induk Kemang yang di lakukan PT. Galvindo Ampuh.

 

Dirinya mengaku sudah menyuruh Pd Pasar Jaya untuk mengadukan ke pengadilan negeri (PN) terkait pelanggaran perjanjian kerja sama MOU yang harusnya berakhir di tahun 2007 serta adanya Pungutan Liar (Pungli) yang sangat meresahkan pedagang pasar induk teknik umum Kemang.

 

“Kita sudah laporkan PT Galvindo Ampuh ke pengadilan negeri terkait adanya Pungutan Liar (Pungli) dan banyaknya preman yang berjaga disana,” ujar Bima Arya kepada media.

 

Menurut Warga Kota Bogor Davi 38 Tahun mengatakan seharusnya persoalan ini sudah di selesaikan sejak lama kenapa ada pembiaran Pungli di Pasar Induk kan Walikota bisa buat kebijakan dan harus berani dong lawan korupsi dan Pungli ujarnya…

 

Disamping Itu Ketua Indonesia Fight Corruption Intan Sari Geny warga hanya meminta keberanian Bima Arya untuk membrantas korupsi dan Pungli sehingga masyarakat  akan senang jika ada tindakan dan gerakan dari Pemerintah Kota Bogor ujarnya di wawancarai di Balai Kota Bogor..

 

Lanjutnya, pemerintah kota Bogor belum bisa mengambil sikap terkait adanya dugaan pungli di Pasar Induk Teknik umum Kemang, karena PT Galvindo Ampuh juga menggugat kami ke pengadilan karena alasan perjanjian Hak Guna Bangunan (HGB) mereka habis tahun 2031

 

“Saya sudah mendisposisikan Pd. Pasar Jaya untuk menyelesaikan masalah ini ke ranah hukum, karena PT Galvindo Ampuh bersikukuh bahwa masih ada aset mereka berupa Ruko dipasar tersebut, dengan alasan itu pula mereka klaim bahwa Pasar induk teknik umum Kemang masih dikelolanya,” pungkasnya

Baca Juga  Sistem Pensiun Baru PNS Diterapkan Tahun ini

 

Ketika ditanya sudah melakukan Inspeksi dadakan (Sidak), dirinya mengaku sudah melihat kondisi terkini di Pasar induk teknik umum Kemang

 

“Waktu itu sudah Saya sidak ke pasar, intinya gini, kami sudah berupaya untuk menyelesaikan masalah ini, karena kejadian ini kan sebelum saya dilantik menjadi Walikota Bogor,” ucapnya.. Red

  Jakarta – RKIH Gelar Bukber Dan Renungan Kebangkitan Nasional Bertempat di Hotel 88 Jaksel […]

Jakarta – Juru bicara Jaringan ’98 Ricky Tamba menghimbau Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk membatalkan […]

Wartawan Senior Zulkarnain Al Regar Bekasi -Pesta demokrasi untuk memilih pemimpin Kota Bekasi akan dilakukan […]

  ROTE NDAO – Dalam Rangka menyongsong 1 Tahun Proses penyelengaraan Pemilihan DPR,DPD,DPRD Provinsi,DPRD Kabupaten,dan […]

  Kupang – Calon Wakil Gubernur perempuan NTT bukanlah rekor pertama Emelia J. Nomleni. Sebelumnya, […]