Nawacita News
Nawacita News

Kejari NTT Minta jika ada yang Bermain Proyek di Laporkan

 

KUPANG – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) NTT Febrie Adriansyah, SH, MH baru saja melantik empat Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) yang ada di NTT.

Selain melantik empat Kajari, Kajari NTT juga melantik Asisten Bidang Pembina, dan Asisten Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara pada Kajati Provinsi NTT.

Empat Kajari yang dilantik oleh Kajati NTT tersebut yakni Kajari Negeri Flores Timur, Kejari Ende, Kejari Sumba Timur, dan Kejari Sumba Barat.

Dalam pelantikan tersebut, Kajari Flores Timur yang sebelumnya dijabat oleh I Putu Gede Aswa, SH, kini diganti dengan Kejari Flotim yang baru Asbach, SH.

Kemudian, Kajari Ende yang sebelumnya dijabat oleh Muji Murtopo, S.H, M.Hum, kini diganti dengan Kajari Ende yang baru yakni Sudarso, SH.

Selain itu, Kajari Sumba Timur yang sebelumnya dijabat oleh Odemarks Sombu, SH, MH, kini digantikan dengan Kajari Sumba Timur yang baru yakni Setiawan Nur Choloq, SH, MH.

Kajari Sumba Barat yang sebelumnya dijabat oleh Adji Ariono, S.H, kini diganti dengan Kajari Sumba Barat yang baru yakni Sundoro Adi, SH, MH.

Sementara itu, Asisten Bidang Pembinaan pada Kejaksaan Tinggi Provinsi NTT yang sebelumnya lowong, kini digantikan dengan Viva Hari Rustaman, SH.

Selain itu, Asisten Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara pada Kajati NTT yang sebelumnya dijabat oleh Umbu Loge Woleka, kini digantikan dengan Rusli, SH.

Dalam sambutannya, Kajati NTT meminta agar para Kajari yang baru dilantik supaya dapat memenuhi tuntutan masyarakat akan penegakan hukum di daerah tempatnya bertugas. Serta menjalankan tugas sesuai dengan sumpah dan janji dalam jabatan.

” Saya minta agar para kejari yang baru dilantik agar dapat menjalankan tugas dengan baik, profesional, dan proporsional,” ungkap Febrie.

Baca Juga  DPD PKS ROTE Gencar Bekerja Menangkan Paket Harmoni

Febrie mengatakan, penegakan hukum harus dilaksanakan untuk kepentingan masyarakat. Menurutnya, tidak hanya tindakan penegakan saja, tetapi kalau manfaatnya untuk kepentingan masyarakat harus ada pertimbangan-pertimbangan lain.

” Kalau ada proyek strategis yang dimain-mainkan, maka siapa saja bisa melaporkan kepada saya,” tegas Febrie.

Ditambahkannya, promosi jabatan tidak hanya menjadi rutinitas belaka, tapi harus dimaknai sebagai hal yang sangat strategis dan penting dengan berbagai pertimbangan.

” Unsur prestasi dan loyalitas mendorong para jaksa untuk tetap menjaga eksistensi kejaksaan di daerahnya bertugas,” tegas Febrie.

Febrie menjelaskan, para kajari memiliki tanggung jawab yang besar saat bertugas di daerahnya masing-masing. Hal itu karena kajari merupakan perpanjangan tangan dari Kajati.

” Oleh karena itu, tunjukan bahwa anda adalah pilihan yang tepat dengan mampu membuktikan diri dalam melakukan edukasi hukum dan penegakan,” ungkap Febrie.(AL )

Tony Rosyid Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa Gak habis pikir! Semua aktifitas negara ini didominasi […]

Jakarta –  Sekjen Dewan Pengurus Nasional Ikatan Sarjana Rakyat Indonesia, Cahyo Gani Saputro mengapresiasi langkah […]

Tony Rosyid Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa Asyik… Tol Trans Jawa sudah jadi. Lebaran bisa […]

Tony Rosyid Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa Menang! Itulah tujuan debat pilpres. Benarkah? Secara pragmatis, […]

Surabaya – Persatuan Alumni Gerakan Siswa Nasional Indonesia (GSNI) Jawa Timur menggelar acara Dies Natalis ke-60 […]