Nawacita News
Nawacita News

Diduga Korupsi Proyek di KEK Sei Mangkei, LSM Anti Korupsi Akan Lapor KPK

 

Simalungun Sumut – Sejak ditetapkanya Peraturan Pemerintah Nomor 29 tahun 2012 Tentang Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangkei, PT.Perkebunan Nusantara-III ditetapkan menjadi pengelolah Kawasan Ekonomi Kusus.

Namun nyatanya sampai tahun 2018 baru satu investor yang masuk di Kawasan tersebut yaitu Unilever, banyak kalangan mengatakan PT.Perkebunan Nusantara-III sudah gagal mengelolah Kawasan tersebut,pasalnya bermacam persoalan selalu timbul

Diantaranya 1. mangkraknya Pembangkit listrik tenaga Biomassa Sawit (PLTBS), 2. Pabrik Kelapa Sawit 45 ton/jam dan 3. Water Tritmant yang tidak berpungsi maksimal.

Dari tiga proyek mangkrak tersebut diperhitungkan sudah menghabis dana ratusan miliyar rupiah, saat ini ada pengerjaan proyek pembangunan pagar BRC, konon kabarnya menggunakan dan puluhan miliyar rupiah, namun sayangnya manejemen otorita pembangunan Kawasan Ekonomi Kusus Sei Mangke selalu bungkam ketika ditanya siapa rekanan yang mengerjakan pekerjaan tersebut.

Diduga kebungkaman manejemen Dri Port, untuk menutupi kongkalikong pimpinan PT.Perkebuanan Nusantara-III dan Rekanan.

Dijelaskan WL Panjaitan ST Pemerhati kebijakan BUMN mengatakan, “Mangkrak nya beberapa proyek yang dibangun PT.Perkebunan Nusantara-III dikawasan tersebut,menujukan kegagalan PT.Perkebunan Nusantara-III, hal itu dibuktikan 1.Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa Sawit yang direncana bisa menghasilkan listrik 2×3,5 MW gagal beroprasi, 2.Pabrik Kelapa Sawit 45ton/jam yang direncanakan bisa menambah Crude Palm Oil menjadi PKS75ton/jam gagal beroprasi, 3. Water Treatmant yang direncanakan sebagai pengelolahan limbah kawasan, tidak beroprasi secara maksimal, 4. Pekerjaan pagar BRC Minimalis yang tidak jelas siapa rekanan yang mengerjakan.

“Dari semua persoalan yang membelit Kawasan Ekonomi Kusus Sei Mangke,diduga akibat adanya kongkalikong antara Rekanan dan Pimpinan PT.Perkebunan Nusantara-III,” jelasnya.

Bungkamnya Manejemen Dari Port ,menambah deretan panjang bahwa PTPN lll telah gagal mengelolah Kawasan Ekonomi Kusus Sei Mangke,belajar dari beberapa proyek mangkrak yang di bangun PTPN lll, seharusnya David Tobing bisa memperbaiki kinerja PTPN-III,sayangnya pejabat PTPN-III tersebut belum menyadarinya.

Baca Juga  Berkata Kasar, Walikota Kupang Resmi di Polisikan Oleh Wartawan

Sampai saat ini kita belum mendengar, Pihak PTPN -III melakukan tindakan atas mangkraknya beberapa bangunan yang menghabiskan dana beratus miliyar rupiah,atas bungkamnya PTPN -III, diduga ada unsur kesengajaan yang dilakukan Pimpinan PT. Perkebunan Nusantara-III dan Rekanan,kita perlu melakukan kroscek lebih dalam,siapa orang orang yang terlibat pada proyek mangkrak tersebut.

Bungkamnya manejemen Dri Port, menujukan pada publik bahwa masi terjadi kongkaliking antara pimpinan PTPN-III,Manejemen Dri Port dan Rekanan,hingga mereka tak mampu menjelaskan pada publik.

Dugaan kami sementara, telah terjadi tindakan menguntungkan diri sendiri atau menguntungkan kelompok tertentu,dan dapat merugikan Negara,bila benar terjadi maka mereka melanggar Undang Undang nomor 31 tahun 1999 junto 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

Untuk menjawab kekisruhan masyarakat Kabupaten Simalungun, maka LSM-IFC Jakarta segera melaporkan persoalan ini ke KPK-RI,adapun proyek yang perlu diusut oleh KPK diantaranya, 1. Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa Sawit (PLTBS), 2. Pabrik Kelapa Sawit 45 ton (PKS45ton),3. Water Tritmant dan 4. Lelang dan pengerjaan Pagar BRC Minimalis yang diduga kental bernuansa korupsi.

“Kami menduga ada kejahatan yang dilakukan oleh pimpinan PT.Perkebunan Nusantara-III,Otorita Kawasan Ekonomi Kusus Sei Mangke dan Rekanan yang mengerjakan proyek Mangkrak tersebut,” ujar ketua umum IFC Intan Sari Geny.

Menurut Intan Informasi yang berkembang proyek mangkrak tersebut untuk PLTBS 65 miliar, PKS 45ton 81 Miliar, Water Tritmant 45 milyar, pagar BRC 9,2 miliar.

Sampai berita ini dikirim ke redaksi, reporter kami belum mendapatkan jawaban siapa rekanan yang mengerjakan pembangunan pagar BRC Minimalis di Kawasan Ekonomi Kusus,Ali Lubis Kasubag Humas Kanpus PT.Perkebunan. red

  PEKANBARU – Bawaslu Provinsi Riau telah melaksanakan Pleno dalam mengambil keputusan terhadap pelaporan tindak […]

  Cibinong – Puluhan pengurus Projo Bogor menyatakan menarik dukungan yang telah diberikan kepada Joko […]

Relawan Melati Putih Indonesia (MPI) menggelar talkshow yang bertajuk “Menuju Indonesia Baru Jakarta- Relawan Melati […]

  Bekasi -Ulang Tahun Golkar ke 54 akan membuat kepengurusan daerah – daerah memberi kegiatan […]

Relawan Indonesia Muda Menggelar Diskusi Rutin di Tebet Jakarta Selatan  Jakarta – Relawan Indonesia Muda […]