Nawacita News
Nawacita News

ISRI Dorong Pemilu yang Menciptakan Pemilih Cerdas dan Membangun Common Sense

 

Jakarta – Ketua Umum Dewan Pengurus Nasional Ikatan Sarjana Rakyat Indonesia, Dr. Ir. Moh. M.C. Soehadji mengatakan bangsa Indonesia saat ini mempunyai pekerjaan besar yang harus disiapkan dalam 20 tahun kedepan utamanya di tahun 2045 yang mana untuk mempersiapkan sumber daya manusia Indonesia yang kreatif, inovatif dan melek pengetahuan serta teknologi, namun menyambut Indonesia menjadi negara dengan perekonomian Produk Domestik Bruto (PDB) dalam 6 besar dunia diperlukan prasyarat yaitu tingkat pertumbuhan ekonomi nasional terus berada ditingkat 5 – 7 persen tiap tahunnya 30/01.

Oleh karena dalam menghadapi pemilihan umum tahun 2019 tahun ini diperlukan kesadaran bersama antara rakyat dan stakeholder untuk menciptakan suatu iklim kompetensi yang sehat, membangun suatu common sense rakyat dan menciptakan gagasan – gagasan yang mecerdaskan bangsa dengan tujuan terciptanya pemilih yang cerdas sehingga iklim politik menunjang iklim perekonomian dan pembangunan bangsa ujarnya.

Dr. Ir. Moh. M.C. Soenhadji mengatakan ISRI sebagai organisasi masyarakat yang berbasis intelektual atau kecendikiawanan akan ikut berperan serta dalam ikut mencerdaskan kehidupan berbangsa dan bernegara dengan terus mengawal Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika dalam menghadapi tantangan ekstrimisme dan berita hoax. Oleh karenanya pada momentum jelang Pemilu ini ISRI menegaskan posisinya secara kelembagaan Independen, dan tidak terjebak dalam posisi dukung mendukung pada paslon tertentu, namun mengajak seluruh rakyat terutama anggota ISRI untuk ikut mensukseskan hajat demokrasi dengan memilih calon yang mempunyai program – program yang pro rakyat serta tidak golput.

Dalam mengawal demokrasi ISRI telah membentuk kelompok kerja pengawasan pemilu dalam bentuk Sarjana Pemantau Pemilu untuk membangun iklim masyarakat Indonesia sebagai pemilih cerdas serta membangun common sense bangsa menjadi bangsa yang berkemajuan ujar Mantan Mahasiswa ITB yang dikirim Soekarno ke Eropa untuk menguasai teknologi kedirgantaraan ini. Bie

Baca Juga  Barisan Nasionalis Mendeklarasikan Dukungannya Jokowi - Amin

Tony Rosyid Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa Gak habis pikir! Semua aktifitas negara ini didominasi […]

Jakarta –  Sekjen Dewan Pengurus Nasional Ikatan Sarjana Rakyat Indonesia, Cahyo Gani Saputro mengapresiasi langkah […]

Tony Rosyid Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa Asyik… Tol Trans Jawa sudah jadi. Lebaran bisa […]

Tony Rosyid Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa Menang! Itulah tujuan debat pilpres. Benarkah? Secara pragmatis, […]

Surabaya – Persatuan Alumni Gerakan Siswa Nasional Indonesia (GSNI) Jawa Timur menggelar acara Dies Natalis ke-60 […]