Tragis, TRC BPBD Lotim Alami Kecelakaan Maut

By On Januari 07, 2021

NAWAcita.net - Mobil operasional Personel  Tim Reaksi Cepat (TRC) grup 1 Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Lotim mengalami kecelakaan, saat hendak melakukan tindakan assessment kejadian banjir di Kecamatan Sambelia. 


Tim yang mengalami kecelakaan ini baru saja selesai melakukan tindakan serupa (assessment) kepada warga terdampak tanah longsor di Kalijaga Tengah.

Mobil operasional TRC ini berjenis Panther yang kemudian bertabrakan dengan mobil jenis Truk yang terjadi sekitar pukul 15:30 Wita di jalan jurusan Pringgabaya-Sambelia, tepatnya di Desa Benyer. 

Mobil regu 1 TRC BPBD Lotim ini mengangkut 7 personel berserta sopir. Akibat dari kecelakaan ini menyebabkan 1 personel TRC BPBD Lotim meninggal dunia, 2 kritis, 1 luka berat dan 4 lainnya mengalami luka ringan, sementara pengendara mobil truk mengalami luka ringan. 

Adapun identitas 7 korban dalam kecelakaan ini antara lain 1 korban meninggal  atas nama M. Zaini, 2 korban kritis atas nama Bambang dan Habibi, 1 korban luka berat atas nama Gusti (patah tulang) dan 3 korban luka ringan atas nama Mahdi Sofian, Husni Mubarok, dan Trisna.

Selanjutnya 2 korban kritis berdasarkan keterangan Plt. Dirut RSUD dr. R. Soedjono Selong, dr. Tantowi Jauhari yang ikut melakukan penanganan para korban menyatakan korban kritis akan segera dirujuk ke RSUP Mataram untuk mendapatkan penanganan intensif lebih lanjut.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, BPBD Lotim, Iwan Setiawan yang berada di lokasi juga menyatakan jika semua biaya pengobatan korban ditanggung oleh negara sampai semua korban pulih seutuhnya, karena para korban mengalami kecelakaan saat menjalankan tugas.

"Kami akan menjamin semua biaya pengobatan para korban sampai mereka pulih, saya yang jamin, karena mereka adalah personel terbaik, yang loyalitasnya tidak diragukan untuk kemanusiaan, mereka mengalami musibah ini dalam menjalankan tugas," tegasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Lombok Timur, H. Rumaksi, SJ, SH yang langsung mendatangi para korban di RSUD dr. R. Soedjono Selong menyatakan berbelasungkawa kepada keluarga korban yang meninggal, dan langsung meminta Plt. Dirut RSUD dr. R. Soedjono Selong melakukan perawatan intensif kepada para korban.

"Saya secara pribadi dan selaku Wakil Bupati turut berbelasungkawa atas kepergian almarhum, beliau Insya Allah Husnul Khatimah karena meninggal dalam tugas, dan saya minta bapak direktur berikan tindakan prima kepada para korban, kita berdoa bersama semoga korban  segera pulih dan segera menjalankan tugasnya kembali," tutupnya.

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »