Harsiarnas Ke-88, Momentum Transformasi Siaran Digital

By On April 01, 2021


Peringatan Hari Penyiaran Nasional (Harsiarnas ) ke-88 tahun 2021 diharapkan menjadi momentum bagi seluruh lembaga penyiaran publik bertransformasi siaran digital.

Kadis Kominfotik (tengah) mengikuti Harsiarnas

Kepala Dinas Kominfotik Provinsi NTB, I Gede Putu Aryadi yang mewakili Gubernur NTB, saat mengikuti acara puncak Harsiarnas tingkat provinsi secara virtual langsung dari Kota Solo, Kamis (1/4/2021) di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur NTB.


“Hari penyiaran ini merupakan momentum kebangkitan lembaga penyiaran. Karena di HUT ke-88, menjadi kebangkitan menyongsong era digital,” kata Gede.


Di tengah situasi pandemi Covid-19, Gede juga mengungkapkan bahwa lembaga penyiaran publik menjadi salah satu media yang adaptif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, mengatasi masalah pandemi sekaligus juga menghindari dari krisis yang lebih besar lagi.


“Oleh sebab itu, seluruh lembaga penyiaran publik harus tetap semangat dan optimis, dengan kreatifitas dan inovasi dalam menyuguhkan informasi yang sehat,” tutupnya.


Lebih jauh dijelaskan Kepala Balai Monitoring (Balmon) Spektrum Frekuensi NTB, I Komang Sudiarta, M.H., bahwa ada banyak keunggulan siaran digital dibandingkan dengan analog. Seperti televisi digital yang menggunakan modulasi digital dan sistem kompresi untuk menyiarkan sinyal gambar, suara, dan data ke pesawat televisi. 


“Segera bermigrasi, agar dapat menikmati keunggulan siaran digital yang jernih,” kata Sudiarta.


Ia juga mengingatkan agar lembaga penyiaran publik bisa mengikuti berbagai perkembangan teknologi, sehingga pada tahun 2022 nanti, semua siaran televisi sudah bermigrasi ke digitalisasi. 


"Bila belum, maka kami akan menutup izinnya," tegasnya.


Sementara itu, Ketua KPID NTB, Yusron Saudi, mengatakan bahwa saat ini konsumsi masyarakat akan informasi media, baik radio maupun televisi sangat tinggi. Hal ini diakibatkan pada era pandemi yang hampir satu tahun, kegiatan dan aktifitas masyarakat terbatas. 


Oleh karenanya ia berharap lembaga penyiaran dapat terus menyiarkan informasi yang bermanfaat serta berbagai kondisi terkini pembangunan di NTB, seperti pada sektor andalan pariwisata, sehingga setelah keadaan normal, proses vaksinasi Covid-19 telah dilakukan, tetap disiplin menegakan protokol kesehatan, maka kebangkitan pariwisata akan kembali menggerakan perekonomian masyarakat.


“Akan banyak masyarakat yang ingin berekreasi, menikmati kembali keindahan alam dan laut di NTB,” harapnya.


Turut hadir dalam kegiatan ini, Kabid Humas Polda NTB, Kapenrem Korem 162/WB, Ketua dan Komisioner Komisi Informasi (KI), Komisioner KPID NTB, Ketua PWI NTB dan perwakilan lembaga penyiaran se-NTB. (Diskominfotikntb)

Tim YPH PPD Ikhtiarkan Museum Mini di Makam Pahlawan Nasional

By On Januari 19, 2021

NAWAcita.net - Ikhtiar mewujudkan Museum Mini di Kompleks Makam Pahlawan Nasional TGKH. Muhammad Zainuudin Abdul Madjid terus dilakukan. Tim Museum Yayasan Pendidikan Hamzanwadi Pondok Pesantren Darunnahdlatain (YPH PPD) NW Pancor terus melakukukakoordinasi dengan pihak Museum Negeri NTB.

Dr. H Badaruddin, M.Pd

Ketua Tim Museum Mini YPH PPD NW Pancor, Dr. H Badaruddin mengatakan, untuk mewujudkan museum mini itu, pihak Museum NTB telah menyatakan kesiapannya untuk membantu memberikan space bagi Pahlawan Nasional.

“Kalau Museum Mini ini terwujud, maka generasi muda kita saat ini tidak akan kesulitan untuk melacak bagaiamana perjuangan Pahlawan Nasional sekaligus guru kita,” ujar Badaruddin dalam rilisnya, Selasa (19/01/2021).

Generasi sekarang ini banyak yang tidak tahu perjuangan pahlawan, khususnya pahlawan atau pejuang yang mengorbankan jiwa raga untuk merebut kemerdekaan bangsa, khususnya para pejuang bangsa Sasak. Oleh karena itu, keberadaan museum mini di Pancor ini sangat penting.

Ia juga menegaskan, banyak pejuang yang ada di Lombok namun hampir tidak pernah diketahui banyak orang, termasuk teman seperjuangan Pahlawan Nasional TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid yang berjuang saat merebut dan memperjuangkan kemerdekaan.

“Salah satunya saudara beliau, TGH Muhammad Faisal Abdul Madjid bersama rekan seperjuangannya yang lain. Dan itulah yang menjadi cikal bakal lahirnya Taman Makam Pahlawan yang ada di Selong yang saat itu meninggal karena ditembak oleh pasukan penjajah pada saat itu,” ujar Koordinator Prodi Pendidikan Sejarah Universitas Hamzanwadi itu.

Oleh sebab itu, ia berharap kepada semua pihak untuk mendukung terwujudnya museum mini tersebut, baik dukungan moril maupun material, karena keberadaan museum mini ini, selain menjadi referensi generasi muda masa depan, juga menjadi ikon sekaligus identitas Lombok Timur yang membanggakan. 

“Poin pentingnya dalam konteks kepariwisataan, selain menjadi destinasi pariwisata, juga sebagai aset daerah yang bisa mendatang wisatawan untuk wisata religi. Semoga Museum Mini ini segera terwujud,” harapnya.

Buku Dakwah Nusantara TGB Tampilkan Pesan "Islam Rahmatan"

By On Januari 16, 2021

NAWAcita.net - Doktor TGH Muhammad Zainul Majdi atau kerap disapa Tuan Guru Bajang (TGB) resmi meluncurkan Buku "Dakwah Nusantara Tuan Guru Bajang-Islam Wasathiyah" Vol 1 di Ballroom Islamic Center, Mataram, Sabtu 16 Januari 2021.


Buku yang menampilkan pesan "Islam rahmatan lil alamin", merajut persatuan dan kesatuan bangsa, serta menjaga adab di ruang publik menjadi ciri khas dakwah Ketua Organisasi Islam Alumni Al Azhar (OIAA) Cabang Indonesia itu.


Peluncuran buka Cucu Pendiri Nahdlatul Wathan Almaghfurlah TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid ini mendapat sambutan hangat dari sahabat dan sejawat TGB dari berbagai tempat, ada Kepala Badan Nasional  Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Boy Rafli Amar.


Selain itu, sambutan hangat juga datang dari Pengasuh Ponpes Al Hidayat Lasem KH Zaim Ahmad yang merupakan cucu KH Ma'shum Lasem sahabat dari Maulanasyaikh TGKH M Zainuddin Abdul Madjid, kemudian Direktur Madrasah Muallimin Muhammadiyah, Yogyakarta KH Aly Aulia, Rektor IAIN Madura Dr Muhammad Kosim, serta Pengasuh Ponpes Al Aziziyah Jombang, KH Muiz Aziz yang juga cicit dari KH Bisri Syansuri.


Kiyai Zaim dalam sambutannya mengatakan, pesan-pesan dakwah yang disampaikan TGB kuat dengan nilai wasathiyah, di Nahdlatul Ulama biasa dikenal tawasuth, tasamuh, dan tawazun.


"Saya memang belum sepenuhnya membaca buku itu. Tapi sosok dari TGB yang saya kenal adalah pendakwah yang menyampaikan nilai Islam yang ramah," katanya seraya menuturkan, "Saya dengan TGB memiliki hubungan panjang, kakek kami bersahabat," sambungnya.


Sementara itu, KH Aly Aulia menyebut, dakwah-dakwah dari TGB memang layak untuk dibukukan. Pesan yang disampaikan dalam setiap dakwahnya layak disebarluaskan.


"Beberapa waktu lalu kami sudah mengundang beliau. Selain ke sekolah, beliau berjumpa dengan KH Syafii Maarif di kediamannya. Disana TGB juga diminta memberi ceramah di masjid Nogososro," ucapnya seraya menyampaikan, "Ini menunjukkan kuatnya pesan-pesan dakwah dari TGB," tandasnya.


Penyampaian virtual ditutup oleh Komjen Pol Boy Rafli Amar. Jendral bintang tiga ini mengapresiasi undangan peluncuran dan bedah buku dari TGB. Ia menyebutkan, perjalanan Dakwah Nusantara tergambar di dalam buku ini,  mulai dari pondok pesantren, universitas, dan organisasi masyarakat lintas agama.


"Di dalam dakwah beliau menyambung silaturahmi, menguatkan persatuan dan persatuan. Dan terus mengingatkan menjaga adab di ruang publik," katanya.


Boy yang beberapa waktu berjumpa TGB berharap buku ini disebarluaskan di masyarakat khususnya generasi muda. Pesan selain harus berilmu dan memiliki keluhuran ahlak merupakan pesan kuat.


"Selamat atas diluncurkannya buku ini. Terima kasih atas segala kiprah dan dedikasi yang diberikan oleh TGB bagi bangsa dan negara," tambahnya.


Pada acara yang menghadirkan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi NTB mulai Wakil Gubernur NTB Dr Hj Sitti Rohmi Djalilah, Kapolda NTB Irjen Moh Iqbal, serta Danrem 162 Wira Bhakti Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdani turut memberi kesempatan kepada Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama NTB Prof Masnun Tahir dan Ketua Pengurus Wilayah Muhammadiyah Dr Falahuddin.


Prof Masnun menyebut, buku ini telah menunjukkan jika sesungguhnya TGB HM Zainul Majdi bukan hanya milik Nahdlatul Wathan dan NTB semata, TGB merupakan milik Indonesia. "Ini catatan-catatan yang menunjukkan kiprah dakwah dari TGB," katanya.


Sudah sepatutnya, sambung guru besar UIN Mataram ini, sebanyak mungkin disebarkan kepada masyarakat luas mengenai Dakwah Nusantara TGB. "Ada Pak Irzani ini, kalau hizib dicetak 10 ribu dan disebarkan. Buku ini juga begitu Pak Irzani disebarkan sebanyak mungkin," ucapanya.


Penyampaian dari Prof Masnun ini diaminkan oleh Dr Falahuddin, setelah buku ini diluncurkan dari Muhammadiyah bersedia untuk membedahnya. "Ini akan kita sampaikan ke pengurus pusat," ucapnya.


Sementara itu, Wakil Gubernur NTB Dr Hj Sitti Rohmi Djalilah berharap lahirnya buku itu dapat memberikan inspirasi bukan hanya bagi masyarakat NTB saja, tetapi juga Indonesia dan dunia. 


Buku ini dihajatkan agar masyarakat bisa mengambil isi dari dakwah TGB tidak hanya hadir pada saat beliau dakwah, tetapi seluruh masyarakat juga bisa membaca buku ini dan juga dari generasi ke generasi. "Insya Allah akan memberikan manfaat yang jauh lebih besar,” katanya.



Di penghujung acara, TGB HM Zainul Majdi memberikan kata sambutan sekaligus meluncurkan buku, TGB memulai dari kisah dimulainya Dakwah Nusantara. Saat undangan berdatangan, ia masih menjadi Gubernur NTB. Saat itu, belum terpikir memenuhi undangan.


"Sampai Ummi saya menyampaikan, penuhi saja. Dan ternyata benar, seandainya saat itu tidak saya mulai. Berturut-turut ada gempa dan pandemi Covid, kalau saat itu tidak dimulai, tentu belum bisa berkeliling Nusantara sampai saat ini," katanya.


Dengan berkeliling saat Dakwah Nusantara, TGB merasakan keragaman di Indonesia, berjumpa banyak tokoh yang jauh dari publikasi namun setia menjaga warga. Potensi-potensi besar Indonesia begitu luar biasa ketika melihat di semua sudut.


"Tentu saja ini bukan karena saya sendiri. Ada sahabat-sahabat saya yang menemani, inilah kolaborasi. Tanpa sahabat-sahabat saya tentu Dakwah Nusantara tidak terjadi," sambungnya.

 

Gubernur NTB periode 2008-2018 ini melanjutkan, dengan berkeliling Indonesia, ia membuktikan Islam datang tidak di ruang hampa. Islam datang ke tempat yang sudah mapan budaya lokal bahkan umur peradabannya jauh lebih tua. Islam jadi pendatang dan  tugasnya adalah menyirami kebaikan yang sudah tumbuh. 


"Seperti inilah Islam ajaran nabi kita, selalu mengapresiasi kebaikan," tandasnya seraya mengucapkan, "Bismillahirrahmanirrahim, saya luncurkan Buku Dakwah Nusantara Tuan Guru Bajang-Islam Wasathiyah seri pertama," ucapnya.

Besok, Buku Dakwah Nusantara TGB Diluncurkan

By On Januari 15, 2021

NAWAcita.net - Sisi Dakwah Nusantara TGH Muhammad Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang tak banyak diketahui publik. Besok, buku perjalanan dakwah ini akan diluncurkan di Ballroom Islamic Center Nusa Tenggara Barat, Sabtu (16/01/2021). 


Peluncuran menggunakan online dan offline. Untuk agenda online, ada sambutan dari sejawat dan sahabat TGB, diantaranya Kepala BNPT RI Komjen Pol. Dr. Boy Rafly Amar, MA., Pengasuh Ponpes Al-Hidayat dan Ponpes Kauman Lasem Rembang KH. Zaim Ahmad, Direktur Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta KH. Aly Aulia, Lc., M.Hum., Rektor IAIN Madura Dr. Mohammad Kosim, M.Ag., dan Pengasuh Ponpes Al-Aziziyah Denanyar Jombang KH Abdul Muiz Aziz.

Pada acara ini juga akan hadir secara langsung Forkopimda NTB dan Bupati/Wali Kota Se-Pulau Lombok, serta para tokoh dan sepuh Nusa Tenggara Barat.

Penanggung Jawab Penerbitan Buku Dakwah Nusantara-Islam Wasathiyah  Hidayat Nur Utomo mengatakan, peluncurkan ini merupakan buku jilid pertama kumpulan dari perjalanan dakwah TGB di pondok pesantren, kampus, dan banyak lagi.

"Nanti ada jilid-jilid berikutnya. Buku ini supaya dibaca luas, masyarakat menjadi tahu seperti apa perjalanan dakwah TGB," katanya.

Sementara itu, penulis Buku Dakwah Nusantara TGB Febrian Putra mengungkapkan, buku ini sebagai upaya mensyiarkan dan membumikan Islam Wasathiyah, moderasi beragama, dan pemikiran-pemikiran Tuan Guru Bajang tentang keislaman dan kebangsaan.

"TGB adalah Tokoh Nasional bukan lagi hanya milik orang NW ataupun orang Lombok namun kini beliau merupakan milik semua. Dari berbagai kelompok, etnis, suku dan agama sangat menerima beliau sebagai Ulama dan Tokoh Bangsa", ujarnya di sela-sela diskusi bersama Tim Launching Buku Dakwah Nusantara TGB beberapa waktu lalu.

Di tempat yang sama Ketua Panitia Dr Halqi menegaskan, peluncuran buku ini rencananya akan menghadirkan peserta terbatas sebanyak 100 orang dengan mengatur jarak, memakai masker sesuai standar protokoler covid 19.

"Kita minta nanti dari panitia ketat untuk memperhatikan protokol kesehatan," katanya.

"Acara ini akan disiarkan langsung melalui YouTube dan FB: NW Media Center dan Radio Hamzanwadi," sambungnya.

Kerja Sama STIP, Universitas Hamanwadi Kelola Zona Timur

By On Januari 14, 2021

N


AWAcita.net -
Pusat Kerja sama dan Humas (PKH) Universitas Hamzanwadi terus bergerak untuk membangun kerja sama dengan berbagai instasi pemerintah dan lembaga lain termasuk perguruan tinggi baik dalam maupun luar negeri. 


"Hari ini, kita bertemu kembali dengan pihak Science Technology and Industrial Park (STIP) NTB guna membahas tindaklanjut perjanjian kerja sama (PKS) yang telah dirinitis sejak tahun lalu," ujar Direktur PKH Universitas Hamzanwadi Dr. Muhammad Halqi, Kamis (14/01/2021).


Disebutkan, kerja sama dengan berbagai pihak ini dilakukan dalam rangka ikhtiar membangun bangsa dan negara. Perguruan tinggi sebagai pencetak generasi cerdas dan berwawasan tidak hanya dalam konteka akademik tapi penelitian dan pengabdian.


"Tiga hal itulah yang dikenal dalam perguruan tingga dengan istilah tri darma perguruan tinggi. Jadi, Universitas Hamzanwadi dengan berbagai program studi terus membangun kerja sama sebagai bentuk pengabdian," ulasnya.


Beberapa catatan hasil diskusi pembahasan PKS adalah objek dan ruang lingkup perjanjian kerja sama yang akan dilakukan antara pihak STIP dengan Universitas Hamzanwadi hari ini ada beberapa poin.


"Pertama, kerjasama dalam hal penyediaan akses dan fasilitasi kepada pelaku usaha sebagai tempat magang dan tempat praktek sekaligus sebagai narasumber dan mentor," ujarnya.


Selanjutnya kata Halqi, kerjasama dalam rangka pengembangan keterampilan kewirausahaaan mahasiswa melalui penyelengggaraan mata kuliah yang berorientasi melahirkan perusahaan rintisan.


Selain itu, kerjasama dalam rangka pemanfaatan fasilitas serta sarana dan prasarana yang ada untuk kegiatan magang kerja dan usaha mahasiswa,  khususnya fasilitas dan sarana prasarana yang ada pada STIP NTB.


"Terakhir, kita kerjasama dalam kegiatan lainnya yang disetujui dan saling menguntungkan di bidang pengembangan keterampilan kewirausahaan," terang doktor managemen pendidikan itu.


Sementara dari pihak STIP kata dia, akan membagi wilayah kerja sama menjadi 3 zona yakni, zona barat, zona timur, dan zona Sumbawa untuk menangani berbagai kegiatan tersebut. 


"Jadi, Universitas Hamzanwadi akan menangani zona timur sebagai pusat kegiatan dalam kerja sama dengan STIP ini. Kita berharap semua program ini sukses demi NTB Gemilang," pungkasnya.

Business Idea Competition 2021, Prodi Matematika Raih Juara

By On Januari 11, 2021

NAWAcita.net - Sejumah prestasi diraih mahasiswa Universitas Hamzanwadi. Kali ini prestasi diraih mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika, Sucita Annisa Belia Istiqomah yang kini masuk semester IV.  


Mahasiswi cantik yang biasa disapa Ici ini pada tahun 2020 lalu memenangkan Kompetisi Genre Awards yang bertempat di BKKBN dalam Lomba Pusat Informasi Konsling Bercerita memperebutkan best speaker, dan berhasil meraih gelar "Best Speaker" yang diadakan Forum GenRe Indonesia NTB.

Semangat gadis cantik kelahiran Pancor 14 November 2000 itu terus dipupuk untuk mengasah kemampuannya hingga akhirnya tahun 2021 ini, ia kembali memenangkan lomba Business Idea Competition 2021 yang diadakan BEM Universitas Hamzanwadi yang diikuti seluruh mahasiswa se-NTB.

Brand produk yang diajukan saat mengikuti lomba ia beri nama 'Mbak Cantik' yang bergelut di bidang kuliner. Sementara produknya bernama Lumbastik yaitu makanan ringan berupa lumpia, kebab dan stik.

Disebutkan, motivasi terbesar mengikuti kompetisi tersebut adalah ingin menunjukkan bahwa mahasiswa juga bisa berbinis sambil kuliah sehingga begitu selesai dari kampus sudah siap bersaing di dunia kerja. 

Bisnisnya ini sudah berjalan selama 6 dan kompetisi ini merupakan kesempatan untuk menguji kualitas produk dan sharing idea untuk strategi pemasaran dari dosen pembimbing maupun dari dewan juri. 

Dia berharap kampus Universitas Hamzanwadi bisa membuat even setiap libur semester dengan melibatkan semua mahasiswa untuk belajar berbisnis dan berani terjun ke dunia wirausaha.

Menurutnya, keuntungan dari berbisnis bukan hanya tentang uang, namun juga bisa memiliki banyak pengalaman yang tak bisa dibeli dengan uang.

Sementara itu, Koordinator Program Studi Matematika Dr Sri Supiyati mengapresiasi prestasi mahasiswanya. Ia tidak menyangka kalau bisa memenangkan lomba karena banya ide kreatif mahasiswa lainnya yang mengikuti lomba.

"Ke depan, kita akan melakukan identifikasi potensi mahasiswa untuk dilakukan pembinaan, tidak hanya dalam konteks bisnis tapi semua bidang untuk bisa bersaing di dunia kerja nanti setelah jadi sarjana," ungkapnya.

Kolaborasi Museum NTB, Dr Musifuddin Sebut Pentingnya Space untuk Pahlawan

By On Januari 08, 2021

NAWAcita.net - Universitas Hamzanwadi menandatangani perjanjian kerja sama (PKS) dengan Museum Negeri NTB yang dirangkai dengan kuliah umum dengan narasumber Kepala Museum NTB.

Dr H Musifuddin (kanan) saat kuliah umum

Wakil Rektor III Universitas Hamzanwadi Dr H Musifuddin dalam sambutannya menyampaikan sekilas perjalanan Universitas Hamzanwadi yang sebelumnya bernama STKIP Hamzawadi Selong sebagai perguruan tinggi swasta dengan berbagai prestasi.


"Sekarang ini Universitas Hamzanwadi memiliki ribuan mahasiswa dan telah membuka berbagai jurusan baru yang siap menjadi perguruan tinggi yang berdaya saing global," ulasnya saat membuka acara, Kamis (07/01/2021).


Kaitannya dengan museum di NTB, ia melihat banyak cagar budaya yang berada di NTB belum terdokumentasi dengan baik bila dibandingkan dengan luar daerah yang sudah memiliki pengelolaan dan dokumentasi yang bagus.


"Untuk itu perlu ada sinergi antara museum dengan perguruan tinggi sehingga cagar budaya yang berada di NTB bisa terdokumentasi dengan baik," ucapnya.


Memang museum tidak hanya sebagai tempat benda-benda bersejarah akan tetapi sebagai tempat untuk mengingatkan generasi muda tentang perjuangan para pahlawan. 


"Untuk itu perlu ada space atau ruang untuk pahlawan nasional yaitu Maulana Syeikh yang merupakan satu satunya pahlawan yang diakui oleh pemerintah dari NTB," sarannya.


Ia juga menyebutkan, museum merupakan istrumen untuk meneropong masa lalu dan masa depan sehingga perlu kerja sama antara perguruan tinggi dengan museum sangat penting. 


"Sinergi dan berkolaborasi bersama dalam pameran bersama menjadi satu agenda penting untuk memberikan informasi bagi publik," papar doktor jebolan UNJ itu.


Oleh sebab itu kedepan ia melihat perlu ada museum inklusif di sekitar yayasan untuk bisa mengenang jasa dan perjuangan pahlawan nasional guna memberikan semangat perjuangan pada generasi sehingga anak muda sekarang tidak membangun persepsi yang keliru terhadap perjuangan pahlawan.


Sementara itu, Kepala Museum Negeri NTB Bunyamin, SS. MM menjelaskan fungsi dari museum sebagai pelestarian benda benda bersejarah yang ada.


Ia juga menegaskan, sejarah Lombok yang ada di dalam babad Lombok tidak bisa dijadikan sumber sejarah Lombok karena Babad Lombok bisa terdiri dari 8 versi cerita yang berbeda. 


Dengan demikian, sejarah Lombok itu ada link yang hilang yaitu sumber yang valid. Namun demikian, Museum NTB menyimpan sekitar 1300 naskah kuno dan sebagian besar naskah tersebut membahas mengenai Islam, filsafat, dan nasihat.


Adapun kendala yang dihadapi adalah kekurangan tenaga yang dimiliki oleh museum untuk itu dengan kerjasama dengan perguruan tinggi bisa menambah khasanah koleksi museum dan sejarah Lombok


Diakui, space pahlawan nasional di museum sudah lama direncanakan. Oleh sebab itu ia berharap melalui kerjasama dengan Universitas Hamzanwadi bisa terealisasi.


Ia juga sepakat dengan museum inklusif di sekitar yayasan dan perlu melibatkan Asosiasi Museum Indonesia Daerah (AMIDA) dan pihak museum memback up untuk membantu registrasi dan pengelolaan seperti museum di Bima yang merupakan museum inisiasi masyarakat.

400 Kader HIMMAH akan Ikuti Wapa 2

By On Januari 07, 2021

NAWAcita.net - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Mahasiswa Nahdlatul Wathan (HIMMAH NW) Lombok Timur akan menggelar wahana pengkaderan tahap 2 (Wapa 2) pada tanggal 11 hingga sampai 13 Januari, bertempat di Kecamatan Terara.


Ketua DPC HIMMAH NW M Azhari Wathoni mengungkapkan, HIMMAH NW Lotim setiap tahun menerima anggota yang bergabung dalam himpunan tersebut. Kali ini 400 orang kader yang mendaftarkan diri dari semua komisariat yang ada di lembaga pendidikan khususnya di Pancor.

"Alhamdulillah setiap tahun selalu banyak yang menggabungkan diri untuk ikut dalam HIMMAH NW, seperti kita ketahui ada 400 orang dari berbagai komisariat saat ini mendaftarkan diri. Namun sudah barang tentu dari jumlah tersebut akan melalui proses kaderisasi," paparnya di Pancor Kamis (07/01/2020).

Azhari Whatoni mengaku, kegiatan Wapa seperti ini bukan hanya dilakukan kali ini saja, bahkan setiap awal tahun seperti halnya pernah dilakukan pada awal 2019 di Kecamatan Sakra dan di Narmada Lombok Barat.

Lebih jauh ia menyampaikan bahwa, Wapa 2 merupakan salah satu bentuk untuk meningkatkan kapasitas dan memperluas wawasan hingga menjadi kader - kader yang memiliki kemampuan yang luar biasa dan handal dalam bidang apapun serta berkesinambungan.

"Wapa 2 bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kader, baik dari kemampuan ataupun skil yang dimiliki kader sampai mapan dalam bidang apapun. Selain itu juga, Wapa 2 ini untuk membentuk karakter kader yang Insani," imbuhnya.

HIMMAH NW Lombok Timur akan selalu aktif melakukan kaderisasi, bersaing dengan Cabang - Cabang yang ada di seluruh Indonesia dan berlomba dalam kebaikan (fastabiqul khoirot) sampai organisasi ini semakin baik dan menjadi warna dari sejarah bangsa ini.

"HIMMAH NW akan terus berjuang untuk berkontribusi bagi nusa dan bangsa seperti apa yang telah diamanahkan oleh pendiri himpunan ini, yakni Hamzanwadi," tegasnya.

"WAPA 2 yang akan dilakukan selama 3 hari dari hari Senin sampai Rabu ini semoga berjalan dengan lancar, tidak ada kendala apapun. Dan insya Allah kegiatan ini akan dihadiri oleh pemerintah terkait, DPP HIMMAH NW, seluruh DPC di daerah NTB dan beberapa kader dari cabang luar seperti Jakarta, dan Malang," utupnya. (fik)

Tragis, TRC BPBD Lotim Alami Kecelakaan Maut

By On Januari 07, 2021

NAWAcita.net - Mobil operasional Personel  Tim Reaksi Cepat (TRC) grup 1 Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Lotim mengalami kecelakaan, saat hendak melakukan tindakan assessment kejadian banjir di Kecamatan Sambelia. 


Tim yang mengalami kecelakaan ini baru saja selesai melakukan tindakan serupa (assessment) kepada warga terdampak tanah longsor di Kalijaga Tengah.

Mobil operasional TRC ini berjenis Panther yang kemudian bertabrakan dengan mobil jenis Truk yang terjadi sekitar pukul 15:30 Wita di jalan jurusan Pringgabaya-Sambelia, tepatnya di Desa Benyer. 

Mobil regu 1 TRC BPBD Lotim ini mengangkut 7 personel berserta sopir. Akibat dari kecelakaan ini menyebabkan 1 personel TRC BPBD Lotim meninggal dunia, 2 kritis, 1 luka berat dan 4 lainnya mengalami luka ringan, sementara pengendara mobil truk mengalami luka ringan. 

Adapun identitas 7 korban dalam kecelakaan ini antara lain 1 korban meninggal  atas nama M. Zaini, 2 korban kritis atas nama Bambang dan Habibi, 1 korban luka berat atas nama Gusti (patah tulang) dan 3 korban luka ringan atas nama Mahdi Sofian, Husni Mubarok, dan Trisna.

Selanjutnya 2 korban kritis berdasarkan keterangan Plt. Dirut RSUD dr. R. Soedjono Selong, dr. Tantowi Jauhari yang ikut melakukan penanganan para korban menyatakan korban kritis akan segera dirujuk ke RSUP Mataram untuk mendapatkan penanganan intensif lebih lanjut.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, BPBD Lotim, Iwan Setiawan yang berada di lokasi juga menyatakan jika semua biaya pengobatan korban ditanggung oleh negara sampai semua korban pulih seutuhnya, karena para korban mengalami kecelakaan saat menjalankan tugas.

"Kami akan menjamin semua biaya pengobatan para korban sampai mereka pulih, saya yang jamin, karena mereka adalah personel terbaik, yang loyalitasnya tidak diragukan untuk kemanusiaan, mereka mengalami musibah ini dalam menjalankan tugas," tegasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Lombok Timur, H. Rumaksi, SJ, SH yang langsung mendatangi para korban di RSUD dr. R. Soedjono Selong menyatakan berbelasungkawa kepada keluarga korban yang meninggal, dan langsung meminta Plt. Dirut RSUD dr. R. Soedjono Selong melakukan perawatan intensif kepada para korban.

"Saya secara pribadi dan selaku Wakil Bupati turut berbelasungkawa atas kepergian almarhum, beliau Insya Allah Husnul Khatimah karena meninggal dalam tugas, dan saya minta bapak direktur berikan tindakan prima kepada para korban, kita berdoa bersama semoga korban  segera pulih dan segera menjalankan tugasnya kembali," tutupnya.

Jerat Pidana Pelaku Anarkis Perusak Plang Nama BILZAM

By On Januari 02, 2021

Oleh: Muhip Abdul Majid

(Ketua Umum Dewan Pimpinan Wilayah Sahabat Desa Nusantara NTB)


Seperti yang kita ketahui bersama bahwa sejak ditambahnya nama Bandara Internasional Lombok (BIL) dengan nama pahlawan Nasional menjadi Bandara Internasional Lombok Zainuddin Abdul Majid (BILZAM) dengan No. SK (Surat Keputusan) Menteri Perhubunggan Nomor: 1421 tahun 2018, terus mengalamai penolakan oleh sekelompok orang yang tidak pandai bersyukur atas jasa pahlawan nasional yang telah berjasa dalam memajukan Bumi Gora Nusa Nusa Tenggara Barat (NTB) melalui pendidikan, sosial dan dakwah. 


Namun hal itu tidak menjadi penghalang pihak pemerintah, dalam hal ini Menteri Perhubunggan, Pemprov Nusa Tenggara Barat dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR)  untuk terus melakukan usaha agar nama bandara yang telah di tetapkan oleh pemerintah pusat tersebut diterima dengan baik oleh semua elmen masyarakat Nusa Tenggara Barat khususnya masyarakat Lombok Tenggah yang menjadi tempat lokasi pembagunan BIZAM.


Tepat pada akhir tahun 2020 pemerintah yang berwenanag memasang nama bandara yang semulanya hanya bernama Bandara Internasional Lombok (BIL) di tambah menjadi Bandara Internasional Lombok Zainuddin Abdul Majid (BIZAM). Namun sayang pada akhir tahun atau malam tahun baru sekelompok orang yang tidak bertanggug jawab merusak nama bandara yang sudah terpasang tersebut denggan melepas nama bandara yang sudah kelihatan indah dan baik itu. 


Maka kami dari Dewan Pimpinan Wilayah Sahabat Desa Nusantara Nusa Tenggara Barat (SDN NTB) sanggat menyayangkan tindakan sekelompok orang tersebut dan mendesak kepada pihak aparat penegak hukum dalam hal ini kepolisian untuk bertindak tegas untuk memberikan sangsi pidana. Karena kami menilai hal yang dilakukan oleh sekelompok orang tersebut adalah tindakan merusak fasilitas umum. 


Selain itu tidakan yang dilakukan oleh sekelompok orang itu jugak akan mengakibatkan polemik dan ketenagan di tegah-tengah kehidupan masyarakat desa di Nusa Tenggara Barat (NTB). Selanjutnya dari sudut pandang ekonomi, tindakan sekelompok orang tersebut juga dapat memperlambat pembagunan dan kemajun sektor ekonomi di tenggah-tengah Covid-19 ini khususnya di bidang ekonomi pariwisata. 


Sekali lagi kami dari Dewan Pimpinan Wilayah Sahabat Desa Nusantara mendesak pemerintah yang berwajib khususnya kepada Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk bertindak tegas kepada sekelompok orang yang sudah melakukan tidak pidana perusakan fasilitas umum Bandara Internasional Lombok Zainuddin Abdul Majid (BIZAM). 


Karena dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dalam pasal 406 ayat (1) sudah jelas menyebutkan bahwa barang siapa dengan sengaja dan melawan hukum menghancurkan barang, merusakkan, membikin tak dapat dipakai atau menghilangkan barang sesuatu yang seluruhnya atau sebagian milik oran lain, diancam denggan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan. Kemudian dalam Pasal 412 KUHP disebutkan bahwa kejahatan terhadap perusakan barang yang dilakukan oleh dua orang atau lebih dengan bersekutu, maka ancaman pidana ditambah sepertiga.

 

Kami sebagai Dewan Pimpinan Wilayah SDN NTB memandang bahwa dengan adanya suatu aturan perundang-undangan merupakan suatu peganggan bagi masyarakat untuk tidak melakukan kejahatan dan jugak dapat berupa suatu kepastian hukum yang dapat memidana pelaku kejahatan. Sudah jelas terancam dalam Pasal 406 ayat (1) dan Pasal 412 KUHP bahwa perbuatan perusakan sutu barang milik perusahaan dalam hal ini perusahaan milik BUMN Angkasapura Gerub, orang lain atau sebagian milik orang lain merupakan perbuatan yang dapat dihukum. 


Di samping adanya peraturan hukum yang mengatur, teraturnya hukum itu sendiri merupakan implementasi dari penegak hukum yang berperan aktif dalam penegakan hukum terhadap kejahatan yang terjadi. Kepolisian merupakan tanduk utama penegakan hukum dalam sistem hukum di Indonesia, maka kepolisian sudah barang tentu harus semaksimal mungkin melaksanakan tugas penegakan hukum atas kejadian perusakan fasilitas umum yang dilakukan oleh inividu dan sekelompok orang di Bandara itu.

Membangun SDM HIMMAH NW Berbasis Start-Up

By On Desember 31, 2020

Oleh: Muhip Abdul Majid
(Koordinator Biro Partisipasi Pembangunan Daerah & Hubunggan Internasional DPP HIMMAH NW)


Dengan dilaksanakanya acara pelantikan dan Rapat Pengurus Pimpinan Pusat (RAPIMPUS) HIMMAH NW Tahun 2020-2023 yang dilaksanakan sejak tanggal 27-31 Desember 2020 di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB). Kami Biro Partisipasi Pembagunan Daerah dan Hubunggan Internasional DPP HIMMAH akan serius untuk menjadikan SDM organisasi HIMMAH NW yang mandiri dan memiliki skills yang memupuni dalam bidang kewirausahaan yang berbasis Start-Up.

Kami memandang bahwa dengan melahirkan banyak kader yang berjiwa enterpereneur akan membantu pemerintah dalam mengurangi penganguran di Indonesia. Lebih lanjut kami berpendapat bahwa, bisnis berbasis Start-Up sangat menjanjikan untuk anak muda, karena untuk memulainya bisnis Start-Up tidak membutuhkan modal yang besar namun cukup dengan memiliki kemauan dan tekat yang kuat untuk memulai itu adalah hal yang utama.  

Sudah banyak contoh negara-nera  maju yang bisa kita jadikan sebagai acuan untuk membagun SDM organisasi khusunya anak-anak muda yaitu negara Korea. Negara Korea adalah negara yang pemerintahnya sukses membagun SDM khusunya anak-anak mudanya dengan mendukung penuh dalam membuat bisnis berbasis Start-Up. Hal Ini di tandai dengan dibuatnya sebuah Filem Derama Korea dengan judul Star-Up yang diperankan oleh Han Ji Pyeong, Nam Do San dan Seo Dal Mi.

Ketiga tokoh pemeran utama di atas dapat kita ambil pelajaran sebagai anak muda dalam membagun bisnis berbasis Start-Up. Misalnya dari tokoh Han Ji Pyeong, dia memiliki awal kehidupan yang sulit dan memulai semunya dari nol. He doesn’t born with  silver spoon. Dari Ji Pyeong, kita belajar bahwa semua orang punya kesempatan sukses yang sama, nggak peduli latar belakang seseorang. Dengan kemauan yang keras dan semangat pantang menyerah, kesuksesan akan datang pada akhirnya. Kemudian dari tokoh Nam Do San pendiri Samsan Tech ini adalah tokoh yang super humble, selfless dan nggak neko-neko. 

Mulai dari memberikan medali olimpiade matematika ke lawan sampai begadang semalaman membantu temanya yang kena seranggan haker, Do San nggak mikir dua kali untuk mengulurkan tangganya.Dia juga nggak ragu untuk step down dari perusahaan yang dia rintis ketika dia sadar, Samsan Tech butuh sosok CEO yang lebih baik dari dirinya. 

Tokoh terakhir yang dapat kita ambil pelajaran darinya dalam membagun bisnis Start-Up adalah salah tokoh perempuan cantik namun memiliki semanggat dan jiwa kepemimpinan yang kuat yaitu Seo Dal Mi. Berawal dari mimpinya untuk naik lift ke lantai atas, Dal Mi mewujutkan mimpinya untuk mulai berbisnis. She is very determinant and donesn’t receive “no” easily. Meskipun menemui banyak rintanggan di tengah jalan, she always gets up. She identifies what she wants, mau belajar, dan nggak malu bertanya kalu nggak tahu. Nah dari tokoh-tokoh filem derama korea di atas dapat di jadikan motivasi untuk memulai bisnis Start-Up.

Kemudian lebih lanjut saya Muhip Abdul Majid bersama Burhanudin Hamdi dan Fuat berpendapat bahwa langkah awal untuk melaksanakan program ini adalah akan dimulai dengan memberikan  pelatihan dan workshop tentang penigkatan kulitas dan skills kader mengenai bisnis Start-Up dengan menghadirkan perktisi yang sudah sukses membagun bisnis Start-Up. 

Selain itu menjalin kerjasama antara pemerintah daerah maupun pusat, universitas dan perusahaan-perusahaan yang bergerak di bisnis Star-Up jugak akan tetap dilakukan. Karena dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh orang Korea Tae Kyung Sung (2009) dengan judul Technology Transfer in the IT industry:  A Korean perspective mengatakan bahwa bisnis Start-Up tidak akan bisa berkembang apa bila dukunggan dari pemerintah, kolaborasi antar tim, dukunggan manajemen dan insentif untuk transfer tidak terpenuhi dalam membagun bisnis Start-Up. 

Kami yakin dengan menjalankan program seperti ini kedepan HIMMAH NW tidak hanya akan melahirkan kader-kader yang Profesional Moralis namun akan melahirkan kader-kader yang berjiwa entrepereneur sesuai dengan  perkembangan zaman.

APS Dilantik, Inilah Harapan Wabup

By On Desember 28, 2020

NAWAcita.net – Wakil Bupati Lombok Timur (Lotim) H. Rumaksi Sj melantik pengurus Asosiasi Pengusaha Salon (APS) Lombok Timur periode 2020-2025. Pelantikan itu berlangsung di Gedung Wanita Selong, Senin (28/12/2020).


Pada kesempatan itu, H Rumaksi menyampaikan apresiasi kepada para pengusaha salon Lombok Timur, karena selain membuka lapangan kerja, juga mendukung usaha pemerintah untuk meningkatkan kualitas SDM Lombok Timur.

Wabup percaya keberadaan APS dapat mendorong kemajuan usaha salon dan usaha serupa. Ia berharap APS dapat mendorong setiap anggotanya untuk mengembangkan kemampuan dan skill.

Anggota APS diharap terus bertukar informasi dan pengetahuan tentang dunia salon dan tata rias yang mengacu pada tren global maupun lokal, tentunya dengan tetap memasukkan unsur dan identitas lokal.

Wabup bahkan memotivasi APS untuk menciptakan tren sendiri yang berakar dari nilai seni dan tradisi lokal. APS juga diminta mengembangkan kerja sama dengan organisasi lainnya, guna mendorong sektor usaha kreatif lain yang berkembang di daerah ini.

Selain itu, terkait pandemi yang masih berlangsung Rumaksi berharap agar pelayanan anggota APS menyesuaikan kembali dengan kebiasaan baru, menerapkan protokol kesehatan ketat demi keselamatan pekerja maupun masyarakat yang dilayani.

Sementara itu APS berharap kepada pemerintah untuk memberikan dukungan melalui kemudahan perizinan untuk mengembangkan usaha anggotanya.

Dilaporkannya, saat ini APS merangkul tak kurang dari 500 salon, 50 Barbershop, 10 pembuat hantaran, dan seniman hena sebanyak 10 orang. APS periode 2020-2025 diketuai Mustikomah dengan Sekretaris Karyatul Aini, dan Bendahara Hj. Siyanah.

Kegiatan yang dihadiri OPD seperti Dinas Pendidikan dan kebudayaan, Dinas Pariwisata serta sejumlah organisasi wanita ini dirangkaikan pula seminar dan lomba yang melibatkan peserta dengan jumlah terbatas.

Inilah Nama-nama Pengurus DPP Himmah NW

By On Desember 27, 2020

NAWAcita.net - Pelantikan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Himpunan Mahasiswa Nahdlatul Wathan (HIMMAH NW) priode 2020 - 2023 pada Ahad (27/12/2020) bertempat di Balroom Taman Budaya Mataram Provensi Nusa Tenggara Barat (NTB) belangsung lancar dan sukses. Berikut ini nama-nama susunan personalianya:


Dewan Pembina 

1. HM Syamsulluthfi, S.E, M.Si.

2. DR. Ir. H. Iswandi, M.Si

3. Drs.Muslihun Khair

4. Khairil Anwar,S.Pd

5. Ir. Afuani Kasim 

6. Haromain,QH., M.kom.

Pimpinan Harian

Ketua Umum: Alimudin

Ketua 1: Ahmad Hadi Ramdhani, Ketua II: Daut Ilham 

Sekjen: Lukmanul Hakim

Sekretaris I: Ahmad Yasin Jaelanai

Sekertaris II: Aris Sumarwan

Bendahara Umum: Hidayatul Islamiah

Bendahara: Winda Windiana. 

Biro-biro

1. Biro Pembinaan Pengembangan Organisasi dan Kader: Muhammad Azhari Wathoni menjabat selaku Kordinator, sedangkan Lailatul Ismi, Ahyar Rosidi dan Latipah Handayani menjabat sebagai anggota.

2. Biro Sosial dan Keagamaan: Yusri Hamzani sebagai kordinator, sedangkan Zulkurnain dan Zainul Asri sebagai anggota. 

3. Biro Partisipasi Pembangunan dan Hubungan Internasional: Muhib Abdul Majid sebagai Kordinator, dan anggotanya Burhanudin, Mujtahid, dan Fu'at Sauqi. 

4. Biro Teknologi, Data dan Informasi: Salim Rahmatullah sebagai Koordinator. Sedangkan anggotanya, Junia Nurjannah, dan Mir'atul Izzatillah.

Hadir dalam kesempatan tersebut, pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) HIMMAH NW se-Indonesia, Polda NTB, Sekertaris Daerah (Sekda) NTB Drs. Lalu gita Ariadi,M.Si, Bupati Kabupaten Lombok Utara, Bupati Lombok Timur yang diwakili Bangkesbangpoldagri, dan Pengurus Besar Nahdlatul Wathan (PBNW) yakni Ketua II, Dr. H. Najmul Ahyar, QH dan Sekertaris Jendral PBNW TGH. Hasanain Juaini.

DPP HIMMAH NW Tahun Depan Bakal Berkantor di Ibukota

By On Desember 27, 2020

NAWAcita.netDewan Pimpinan Pusat Himpunan Mahasiswa Nahdlatul Wathan (DPP HIMMAH NW) akan berpindah kantor ke Ibukota Negara di Jakarta. Rencana itu sudah berlangsung lama, namun untuk tahun 2021 mendatang dipastikan bisa terwujud. 


Ketua Umum DPP HIMMAH NW Alimudin mengatakan, hajat pengurus Himmah NW untuk hijah ke ibukota Jakarta merupakan impian generasi HIMMAH NW saat ini. Bahkan menurutnya, itu merupakan akumulasi semangat dan mimpi para senior HIMMAH NW.


"Hajat berpindah ke ibukota Negara jangan dipandang sebagai perpindahan fisik semata, tapi akumulasi semangat untuk menyebarkan ajaran-ajaran pendiri, Maulana Syaikh TGKH. M. Zainuddin Abdul Majid yakni ajaran Islam dalam bingkai Ahlusunnah Wal Jamaah, yang berkarakterkan washatiyyah," tegas Alimuddin saat pelantikan DPP HIMMAH NW, Ahad (27/12/2020) di Mataram NTB.


Ketum Pimpinan Pusat HIMMAH NW demisioner Saiful Fikri juga menegaskan, hajatan pindah kantor DPP HIMMAH sudah lama diimpikan. Ia berharap bulan depan kantor DPP sudah di Jakarta atau paling lambat Februari 2021.


"Perpindahan Kantor DPP ini adalah mimpi kita di masa lalu, karena itu mari kita rawat dengan niatan bahwa HIMMAH ini adalah alat, Nahdlatul Wathan juga alat perjuangan, dan tujuan kita adalah ridho Allah SWT," paparnya.


"Karena ini adalah alat, maka sudah seyogyanya konsep Islam washtiyah yang digenerasikan oleh Ahlussunnah wal jamaah harus tetap menjadi perjuangan kita, ciri khas Islam washatiyah adalah dengan daya fikir dan daya rasa yang dimiliki harus senantiasa objektif melihat realitas dan fenomena yang terjadi, objektifitas itulah yang diperlukan".


Ciri gerakan Islam Ahlussunnah wal Jamaah yang objektif itu harus menjiwai aktifitas pengkaderan HIMMAH baik secara fitrah maupun qolbiyah. "Oleh karena itu sudah sepatutnya kita mengindahkan dan mengamalkan apa yang dipesankan nabi dalam hadist beliau, "Jika tidak baik yang kita ucapkan maka diamlah", kata Fikri.


Ia menyebutkan, fenomena kekinian yakni terjadinya polarisasi dalam bangsa ini, antara kelompok yang satu dengan lainnya. Antar A dan antar B, maka selaku kader HIMMAH NW di bawah pimpinan Dr. TGKH. M. Zainul majdi, MA harus terus menerus saling mengingatkan agar sabar, tenang dalam menyikapi fenomena ini.


"Kami berharap DPP HIMMAH NW periode ini juga tenang, tidak terlalu reaktif begitu juga keder-kader di bawah harus tenang karena ini adalah alat bukan tujuan kita. Karena itu dalam proses kita ber HIMMAH kedepan ada silang pendapat ada perbedaan, itu adalah buah dari dialektika kita dialektika di HIMMAH," harapnya.

Besok, DPP Himmah NW Dilantik

By On Desember 26, 2020

NAWAcita.net - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Himpunan Mahasiswa Nahdlatul Wathan (HIMMAH NW) periode 2021-2023 akan dilantik besok, Ahad 27 Desember 2020. Pelantikan tersebut akan digelar di Ballroom Taman Budaya Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB). 


Pelantikan tersebut juga akan dihadiri oleh semua Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) HIMMAH NW se Indonesia, beberapa pejabat pemerintahan, anggota dewan, dan Pengurus Besar Nahdlatul Wathan (PBNW).

Ketua Umum terpilih, Alimuddin saat ditemui awak media di Mataram, Sabtu (26/12/2020) menyampaikan, momen pelantikan serta Rapimpus ini merupakan momentum konsolisdasi kekuatan yang dimiliki HIMMAH NW serta merumuskan langkah-langkah strategis pengembangan organisasi ke depannya.

Pria kelahiran Morowali Sulawesi itu menegaskan, kedepan HIMMAH NW harus bertransformasi menjadi organisasi yang adaptif terhadap perubahan zaman sehingga organisasi bisa memberikan kontribusi maksimal kepada agama,  bangsa, dan negara.

Ia menegaskan, HIMMAH NW tetap konsisten dalam mengkampanyekan sikap-sikap tawassuth dalam seluruh ruang, baik itu ruang bernegara, bergama maupun ruang-ruang sosial laninnya.

"HIMMAH harus menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan organisasi yang tercinta ini, hingga apa yang menjadi tujuan dan cita - cita luhur sesuai amanah Maulanasyikh tercapai," harapnya.

Alimudin juga menghimbau kepada segenap pengurus HIMMAH NW agar terus tetap saling bahu membahu tidak mudah terprovoksi dengan isue - isue yang tidak jelas yang kiranya merusak persatuan dan kesatuan dalam barisan. 

"Mari kita saling bahu membahu, perkuat tali sabuk persatuan demi organisasi Nahdlatul Wathan, kibarkan selalu panji-panji Nahdlatul Wathan," tutupnya.

HM Syamsul Luthfi Serahkan Bantuan Alsintan

By On Desember 25, 2020

NAWAcita.net - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) HM Syamsul Luthfi menyerahkan bantuan alat mesin pertanian (Alasintan) berupa 3 handtraktor kepada kelompok tani.


Penyerahan bantuan tersebut diwakili Staf Ahli Legislator Partai NasDem Anwar kepada para kelompok tani di halaman rumah seorang ketua kelompok tani di Suralaga, Jumat (25/12/2020) didampingi tenaga ahli lainnya.

Anwar menjelaskan, bantuan ini diberikan kepada 3 kelompok tani yang sebelumnya melakukan permohonan melalui tenaga ahli DPR RI sehingga hari ini bisa diserahkan kepada masing masing ketua yang mewakili kelompoknya.

"Kelompok tani yang menerima bantuan tersebut berasal dari Kecamatan Suralaga, Peringgabaya, dan Kecamatan Sembalun, dipergunakan sebagaimana mestinya untuk mempermudah masyarakat tani bercocok tanam seperti membajak sawah sebelum menanam padi," ujarnya Anwar.

Anwar berharap bantuan Alsintan yang disalurkan kepada kelompok tani itu bisa bermanfaat bagi para petani dan produksi meningkat. "Semoga bantuan traktor ini mampu menunjang para petani untuk mencapai hasil panen yang optimal," harapnya. 

Selain itu, dengan adanya bantuan teknologi seperti ini, petani dapat meningkatkan intensitas bercocok tanam. "Paling penting, bantuan ini tidak disalahfungsikan untuk pribadi atau perorangan saja, karena ini adalah untuk kelompok," tandasnya.

Ia menegaskan, siapapun boleh mengunakan untuk membajak lahan persawahan, asal sesuai ketentuan yang berlaku. Dalam hal ini, pihak kelompok tani sendiri yang mengatur, bagaimana prosedur dalam meminjam Alsintan ini.

Ketua Kelompok Tani Subak Ampan Dua yang menerima manfaat Alsintan, H. Wildan mengungkapkan, dengan bantuan Alsintan ini insya Allah bisa menunjang dan memaksimalkan hasil pertanian melalui kelompok tani sendiri.

"Lahan pertanian di Lotim ini sangat produktif, sehingga bantuan ini sangat tepat bagi para petani. Semoga hasil panen petani sangat melimpah, baik padi, jagung, sayur-sayuran, kacang tanah maupun hasil panen lainnya," bebernya.


Legislator NasDem Apresiasi Laskar Sasak

By On Desember 23, 2020

NAWAcita.net - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Laskar Sasak mengukuhkan Pengurus Koordinator Wilayah (Korwil) Masbagik Kabupaten Lombok Timur Nusa Tenggara Barat (NTB) masa bakti 2020 - 2022, Rabu (23/12/2020).

Pelantikan Korwil Laskar Sasak yang dihadiri 
HM Syamsul Luthfi (kanan)

Pengukuhan Laskar Sasak yang diawali dengan sholawatan dan menyanyikan lagu kebangsaan hingga pengambilan sumpah dan ikrar itu dihadiri Legislator Partai Nasdem HM Syamsul Luthfi.


Dalam pidatonya, Luthfi yang merupakan kakak kandung TGB HM Zainul Majdi itu menyampaikan apresiasi terhadap Laskar Sasak yang memiliki komitmen kebangsaan yang telah disampaikan saat pelantikan. 


"Mudah-mudahan pertemuan seperti sore hari ini akan terus kita laksanakan di berbagai macam kesempatan, karena yang namanya silaturrahmi ini akan banyak manfaat buat kita semua," ucapnya. 


Di tengah berbagai masalah bangsa, masalah daerah terutama di tengah situasi covid-19 ini, semua harus betul-betul merapatkan barisan untuk tetap komit mendukung pemerintah menjaga persatuan.


"Laskar Sasak ini telah menunjukkan komitmen yang kuat untuk membantu pemerintah dalam rangka untuk menegakkan NKRI menjaga pancasila, menjaga UUD 1945," tegasnya.


Luthfi juga mengajak semua komponen bangsa untuk selalu menjaga perbedaan dengan tetap menjaga kondusifitas di tengah masyarakat saat ini. 


Ia berpesan kepada pengurus Laskar Sasak jangan terlalu banyak program. "Cukup dalam setahun itu, satu atau dua program tapi itu bisa diselesaikan, dari pada banyak program tapi satu pun tidak bisa di selesaikan," imbauanya. 


Wakil Bupati Lombok Timur periode 2008-2013 itu mengingatkan, saat ini Lombok merupakan satu kawasan destinasi prioritas nasional yang dikembangkan pemerintah pusat.


"Beberapa waktu lalu presiden telah mencanangkan KEK Mandalika sebagai satu dari lima destinasi super prioritas yang harus dikembangkan secara maksimal dalam rangka meningkatkan pendapatan negara di sektor pariwisata," ungkapnya.


Bicara soal pariwisata, lanjutnya, maka tidak akan bisa dipisahkan dengan adat istiadat yang berlaku. Seperti yang diketahui, adat istiadat dan budaya merupakan kekayaan yang luar biasa yang dimiliki oleh bangsa Indonesia untuk menjadi daya tarik wisatawan.

Raperda Inisiatif Dewan, Ini Tanggapan Bupati

By On Desember 08, 2020

NAWAcita.net – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lombok Timur menggelar sidang Paripurna II Masa sidang III yang berlangsung Selasa (08/12/2020). Dalam siadang ini, dewan memberikan tanggapan terhadap Pendapat Kepala Daerah (ekskutif) atas pengajuan 3 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang menjadi usul inisiatif DPRD.


Tiga Raperda tersebut yakni Raperda Perlindungan dan Pemberdayaan Petani, Raperda Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah Kabupaten Lombok Timur tahun 2020-2035, dan Raperda Pembatasan Timbulan Sampah Plastik.

Dalam Rapat Paripurna DPRD itu, Kepala Daerah memberikan tanggapan atas pengajuan 3 (tiga) Raperda usul inisiatif DPRD. Pada prinsipnya pemerintah daerah menerima dan menyetujui ketiga Raperda inisiatif DPRD tersebut untuk dibahas lebih lanjut dalam pembahasan berikutnya sesuai mekanisme yang telah ditetapkan dalam ketentuan Peraturan Perundang-undangan.

Selanjutnya terhadap beberapa catatan, pertanyaan yang membutuhkan tambahan penjelasan dari DPRD terhadap ketiga Raperda tersebut Dewan menyampaikan jawaban atas tanggapan eksekutif terkait dengan Pasal 14 yang diatur dalam Raperda itu.

Sementara itu, M. Saefullah SH selaku jubir DPRD menanggapi pendapat eksekutif tersebut. Ia mengatakan, pihaknya akan menyesuaikan normanya sehingga tidak menjadi norma Peraturan Daerah, tetapi normanya berimplikasi pada pelanggaran pidana yang diancam hukuman berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Tanggapan Pemerintah Daerah terhadap pasal tersebut akan disesuaikan, karena hal ini terjadi kekeliruan dalam pengacuan pasal, sehingga nanti akan disesuaikan. Dewan berpandangan. Sebenarnya menurut Saiful, filosofis terkait dengan kewajiban Pemda disini dengan memberikan jaminan penyediaan lahan pertanian adalah tidak terlepas dari terjaganya Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LPPB) di tengah banyaknya peralihan fungsi lahan pertanian untuk pembangunan infrastruktur dan pemukiman.

Selain itu tanah negara itu ada 2 (dua) yakni, tanah negara tidak bebas (sudah milik perorangan), dan tanah negara bebas (di atas tanah tersebut belum ada hak milik orang/badan hukum), sehingga tanah negara bebas inilah yang harus tetap dijaga oleh pemerintah daerah sebagai ganti alih fungsi lahan pertanian yang terus meningkat.

Terkait Raperda tentang Rencana Induk Pembangunan Pariwisata Daerah (RIPPARDA) Lombok Timur tahun 2020-2035, ia menegaskan, penyusunan Raperda ini telah dilakukan uji publik dan diharmonisasi dengan arah kebijakan pembangunan pariwisata nasional dan pariwisata provinsi yang merupakan asas utama dalam pembentukan peraturan perundang-undangan.

Disebutkan, dalam Naskah Raperda RIPPARDA memang belum dilampiri dengan dokumen rencana induk pariwisata yang menurut pendapat DPRD, dokumen tersebut akan dilampirkan nanti pada saat pembahasan antara DPRD dengan pihak pemerintah daerah sebagai bagian yang tidak terpisahkan dengan Raperda ini.

Dalam Raperda RIPPARDA ini memang belum mencantumkan indikator-indikator sasaran yang dicapai setiap tahapan rencana induk pariwisata daerah mulai tahun 2020 sampai dengan 2035, karena sesungguhnya indikator-indikator tersebut akan tercantum dalam dokumen Rencana Induk Pariwisata Daerah Kabupaten Lombok Timur yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dengan Raperda ini.

Sementara, Raperda Pembatasan Timbulan Sampah Plastik, berdasarkan Pasal 12 Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah, dewan berpandangan, setiap orang dalam pengelolaan sampah meliputi sampah rumah tangga dan sampah sejenis sampah rumah tangga, berkewajiban melakukan pengurangan sampah dan penanganan sampah dengan cara yang berwawasan lingkungan yang diatur lebih lanjut dengan Perda.

Selain itu, pembentukan Peraturan Daerah ini juga didasarkan dan sejalan dengan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P. 75/MENLHK/Setjen/Kum.1/10/2019 tentang Peta Jalan Pengurangan Sampah oleh Produsen, yaitu bahwa pengurangan sampah periode tahun 2020 sampai dengan tahun 2029 dilaksanakan untuk mencapai target penurunan sampah oleh produsen di masing-masing bidang usaha (pelaku usaha dan/atau kegiatan di bidang ritel dan bidang jasa makanan dan minuman) sebesar 30% (tiga puluh persen).

Berdasarkan Peraturan Menteri tersebut, terhadap jenis produk, kemasan produk, dan/atau wadah plastik berupa: kantong plastik sekali pakai, sedotan plastik, dan wadah makanan plastik dilarang digunakan, berlaku efektif 1 Januari 2030. Pemerintah Daerah dapat menetapkan kebijakan pelarangan penggunaan produk, kemasan produk, dan/atau wadah plastik tersebut sebelum atau lebih cepat dari 1 Januari 2030.

Dalam Raperda ini perlu mempertimbangkan kemungkinan pencantuman ketentuan pidana yang akan sibahas secara lebih detail pada saat pembahasan. Selanjutnya apa yang menjadi masukan dan pertanyaan dari Pemerintah Daerah akan dilengkapi pada saat pembahasan antara DPRD dan Pemerintah Daerah.